Arsenal Memiliki Nyali Besar di Inter Milan. San Siro, stadion bersejarah yang akan segera diruntuhkan, menjadi saksi bagaimana Arsenal tampil tanpa rasa takut. Inter Milan, finalis musim lalu, dihadapi dengan percaya diri tinggi oleh tim asuhan Mikel Arteta. Jesus membuka skor cepat di menit ke-9 dengan penyelesaian akrobatik dari tengah kotak penalti. Inter menyamakan melalui tendangan jarak jauh Petar Sucic di menit 17, tapi Jesus langsung membalas di menit 30 lewat sundulan rebound dari sepak pojok. Gyokeres, yang masuk sebagai pengganti, mencetak gol ketiga di menit 83 dengan tendangan melengkung ke sudut atas. Kemenangan ini bukan sekadar tiga poin, melainkan bukti nyali Arsenal yang besar di kandang lawan kuat, terutama setelah kekalahan dari Inter di pertemuan sebelumnya. MAKNA LAGU
Dominasi di Kandang Lawan yang Sulit: Arsenal Memiliki Nyali Besar di Inter Milan
Arsenal memulai laga dengan tempo tinggi, langsung menekan Inter sejak peluit awal. Jesus, yang baru kembali dari cedera panjang dan hanya mendapat start ketiga musim ini, tampil sebagai pemimpin serangan. Gol pertamanya lahir dari umpan terobosan cepat, menunjukkan ketajaman instingnya. Setelah Sucic menyamakan dengan tembakan keras dari luar kotak, Arsenal tidak panik. Mereka memanfaatkan bola mati—area kekuatan musim ini—untuk kembali unggul melalui Jesus yang menyambar rebound sundulan Leandro Trossard. Gyokeres kemudian menyelesaikan laga dengan gol kelas dunia, membuktikan kedalaman skuad. Secara keseluruhan, Arsenal mengontrol permainan meski bertandang, dengan pertahanan rapat dan transisi cepat. Ini adalah kemenangan pertama Arsenal di Italia sejak 2008, menandakan perkembangan mental tim di panggung besar.
Nyali Besar di Tengah Tekanan: Arsenal Memiliki Nyali Besar di Inter Milan
Arteta sebelum laga menekankan pentingnya membalas kekalahan masa lalu dan membuktikan tim bisa bersaing di level tertinggi. Pemain menjawab dengan performa tanpa rasa gentar. Meski San Siro riuh dengan suporter tuan rumah, Arsenal tetap tenang dan bermain sesuai rencana. Jesus mengaku ini seperti mimpi, mencetak gol di stadion ikonik yang sering ia tonton saat kecil. Gyokeres juga menunjukkan kelasnya sebagai opsi striker, menambah persaingan sehat di lini depan. Nyali besar ini terlihat dari kemampuan tim bangkit setelah kebobolan dan mengakhiri laga dengan gol telak. Kemenangan ini datang setelah empat laga tandang beruntun di berbagai kompetisi, menunjukkan ketangguhan fisik dan mental skuad. Arsenal kini punya rekor kemenangan terpanjang di Liga Champions, melampaui prestasi sebelumnya.
Dampak bagi Arsenal dan Kompetisi
Hasil ini memperkuat posisi Arsenal sebagai salah satu favorit juara Liga Champions. Dengan tujuh kemenangan dari tujuh laga, mereka jadi tim pertama yang mencapai itu di fase liga musim ini. Gol dari bola mati terus menjadi senjata ampuh, sementara lini depan punya opsi tajam antara Jesus dan Gyokeres. Kemenangan di San Siro memberi keuntungan psikologis besar menjelang laga krusial domestik, termasuk menjamu Manchester United akhir pekan ini. Arteta punya skuad yang siap bersaing di semua lini, dengan kedalaman yang membuat rotasi tidak mengurangi kualitas. Inter, yang sempat mendominasi Serie A, kini harus introspeksi setelah kalah dari tim Inggris lagi. Arsenal telah mengirim pesan: mereka punya nyali untuk mengalahkan siapa saja di Eropa.
Kesimpulan
Arsenal benar-benar menunjukkan nyali besar di Inter Milan dengan kemenangan meyakinkan 3-1. Brace Jesus dan gol Gyokeres bukan hanya hasil, tapi simbol keberanian dan kematangan tim di panggung sulit. Rekor sempurna di Liga Champions musim ini membuktikan perkembangan signifikan di bawah Arteta. Dengan posisi kuat di Eropa dan liga domestik, Arsenal siap melanjutkan perburuan trofi. Nyali seperti ini yang membuat tim beda dari yang lain—tak gentar menghadapi raksasa di kandang mereka sendiri. Arsenal telah membuktikan mereka bisa bersaing di level tertinggi, dan perjalanan masih panjang menuju akhir musim.

