Deadline Day: Brajan Gruda ke RB Leipzig dari Brighton. Transfer window Januari 2026 ditutup dengan kejutan menarik di hari terakhir, Senin 2 Februari 2026. Brighton & Hove Albion mengirim pemain sayap sekaligus playmaker Brajan Gruda ke RB Leipzig dengan status pinjaman hingga akhir musim 2025/2026. Langkah ini dilakukan agar pemain berusia 21 tahun itu mendapatkan menit bermain lebih banyak, setelah peran terbatas di Premier League bersama The Seagulls. REVIEW FILM
Gruda, yang bergabung dengan Brighton dari Mainz 05 pada 2024, kini kembali ke Bundesliga—liga asalnya. Kepindahan ini menjadi salah satu momen deadline day yang paling mengejutkan, terutama karena Leipzig sedang memburu posisi empat besar Bundesliga dan membutuhkan tambahan kreativitas di lini serang.
Latar Belakang Transfer dan Alasan Pinjaman: Deadline Day: Brajan Gruda ke RB Leipzig dari Brighton
Gruda tiba di Brighton dengan harapan tinggi sebagai talenta muda Jerman yang menjanjikan. Sejak bergabung, ia tampil dalam 45 pertandingan di semua kompetisi, mencetak 4 gol dan memberikan 8 assist. Meski sempat mencuri perhatian dengan gol-gol penting—termasuk kontribusi di kemenangan besar melawan Manchester City dan Manchester United—ia hanya menjadi starter di 8 laga musim ini.
Pelatih Brighton Fabian Hürzeler menjelaskan bahwa tim tidak bisa menjamin menit bermain reguler bagi Gruda di paruh kedua musim. Pinjaman ini dianggap solusi terbaik untuk semua pihak: Gruda bisa berkembang melalui pengalaman kompetitif, Brighton tetap memantau perkembangannya, dan Leipzig mendapatkan opsi serang tambahan tanpa komitmen jangka panjang.
Gruda sendiri menyatakan antusiasme tinggi. Ia langsung mendapat nomor punggung 10 di Leipzig, simbol kepercayaan dari klub. Pemain internasional U-21 Jerman ini berharap pinjaman ini bisa meningkatkan peluangnya masuk skuad senior Timnas Jerman, terutama menjelang Piala Dunia mendatang.
Dampak bagi Kedua Tim: Deadline Day: Brajan Gruda ke RB Leipzig dari Brighton
Bagi RB Leipzig, kedatangan Gruda menjadi penguatan penting. Die Roten Bullen saat ini berada di posisi kelima Bundesliga, tertinggal tiga poin dari zona Liga Champions. Dengan skuad yang kompetitif, Gruda bisa menambah opsi di sayap kanan atau sebagai attacking midfielder. Debutnya berpotensi terjadi segera, mungkin pada matchday 21 melawan 1. FC Köln akhir pekan ini.
Leipzig juga merekrut talenta muda lain di deadline day, seperti Ayodele Thomas dari PSV Eindhoven, menunjukkan ambisi mereka untuk tetap bersaing di papan atas. Pinjaman Gruda tanpa opsi beli membuatnya fleksibel, tapi performa bagus bisa membuka pintu diskusi permanen di masa depan.
Di sisi Brighton, kepergian Gruda membuat mereka kehilangan salah satu opsi kreatif di lini serang. Ini menjadi pinjaman ke-14 pemain mereka musim ini, strategi khas klub untuk mengelola skuad muda. Meski mengejutkan, keputusan ini selaras dengan filosofi Brighton: mengembangkan talenta sambil menjaga keseimbangan tim utama.
Kesimpulan
Kedatangan Brajan Gruda ke RB Leipzig di hari terakhir transfer window Januari 2026 menjadi salah satu transfer paling menarik musim ini. Pinjaman ini memberi kesempatan emas bagi pemain 21 tahun itu untuk kembali bersinar di Bundesliga, liga yang ia kenal baik sejak era Mainz. Bagi Leipzig, ini langkah strategis untuk memperkuat skuad di fase krusial musim. Sementara Brighton tetap setia pada model pengembangan pemain mereka. Gruda kini punya panggung baru untuk membuktikan kualitasnya—dan siapa tahu, ini bisa menjadi batu loncatan menuju mimpi bermain di klub top Eropa atau Timnas Jerman senior. Sepak bola memang penuh kejutan, terutama di deadline day.
