allegri-sebutkan-target-hebat-milan-untuk-ke-champions-league

Allegri Sebutkan Target Hebat Milan Untuk ke Champions League

Allegri Sebutkan Target Hebat Milan Untuk ke Champions League. Kembalinya Massimiliano Allegri ke AC Milan sebagai pelatih kepala untuk musim 2025/2026 telah membawa angin segar bagi para penggemar Rossoneri. Setelah musim mengecewakan di bawah asuhan Sergio Conceicao, yang membuat Milan finis di peringkat kedelapan dan gagal lolos ke kompetisi Eropa, Allegri hadir dengan ambisi besar. Dalam konferensi pers menjelang laga pembuka Serie A melawan Cremonese pada 23 Agustus 2025, Allegri dengan tegas menyatakan bahwa target utama Milan adalah kembali ke Liga Champions. Dengan pengalaman dan rekam jejaknya yang mentereng, Allegri tampak sangat yakin bisa mengembalikan kejayaan klub. Apa saja target yang ia tetapkan, dan mengapa ia begitu percaya diri? Berikut ulasannya. BERITA LAINNYA

Sehebat Apa Pelatih Allegri
Massimiliano Allegri, yang akrab disapa Max, adalah salah satu pelatih tersukses di sepak bola Italia. Pria berusia 57 tahun ini telah menorehkan berbagai prestasi sepanjang kariernya. Allegri memulai karier manajerialnya di klub-klub kecil seperti Sassuolo, yang ia antar promosi ke Serie B untuk pertama kalinya dalam sejarah klub tersebut. Kesuksesannya di Cagliari, membawa tim itu ke posisi terbaik dalam 15 tahun, membawanya ke AC Milan pada 2010. Di periode pertamanya bersama Milan (2010-2014), ia mempersembahkan gelar Scudetto 2010/2011—gelar liga pertama Milan sejak 2004—dan Supercoppa Italiana 2011.

Setelah itu, Allegri menukangi Juventus dari 2014 hingga 2019, memenangkan lima gelar Serie A beruntun, empat Coppa Italia, dan dua Supercoppa Italiana. Ia juga dua kali membawa Juventus ke final Liga Champions (2015 dan 2017), meski kalah dari Barcelona dan Real Madrid. Total, Allegri telah mengoleksi tiga Scudetto, enam trofi domestik lainnya, dan berbagai penghargaan individu seperti Panchina d’Oro. Dengan pengalaman melatih bintang-bintang seperti Zlatan Ibrahimovic, Andrea Pirlo, hingga Cristiano Ronaldo, Allegri dikenal sebagai pelatih yang mampu memaksimalkan potensi pemain dan membangun tim dengan pertahanan kokoh serta serangan yang efektif.

Kenapa Dia Sangat Pede Untuk Membawa Milan Kembali ke Champions League
Kepercayaan diri Allegri tak lepas dari pengalamannya yang mumpuni dan komposisi skuad Milan saat ini. Setelah finis di posisi kedelapan musim lalu, Milan kini diperkuat pemain-pemain berkualitas seperti Luka Modric, yang baru bergabung dari Real Madrid, serta Rafael Leao dan Christian Pulisic yang tampil tajam di laga Coppa Italia melawan Bari. Allegri juga menyambut kedatangan potensial Victor Boniface dari Bayer Leverkusen, yang diharapkan menambah daya gedor lini depan.

Selain itu, Allegri menekankan pendekatan musim sebagai “maraton, bukan sprint,” yang menunjukkan pemahamannya akan pentingnya konsistensi. Ia percaya bahwa dengan kerja keras, perhatian pada detail, dan kerendahan hati, Milan bisa bersaing dengan tim-tim papan atas Serie A seperti Inter, Juventus, dan Napoli. Dukungan besar dari 75.000 penggemar di San Siro juga menjadi motivasi tambahan. Allegri yakin bahwa timnya, yang ia sebut “sedang menjadi tim sejati,” punya potensi untuk menembus empat besar, terutama dengan fondasi pertahanan yang kuat—sesuatu yang selalu jadi ciri khas tim asuhannya. Kehadiran bek seperti Malick Thiaw, yang tampil impresif di pramusim, semakin memperkuat keyakinannya.

Apa Saja Target-target Yang Sudah Dibuat Oleh Allegri
Allegri menetapkan tiga target utama untuk musim 2025/2026. Pertama, kembali ke Liga Champions dengan finis di empat besar Serie A, yang ia sebut sebagai “keharusan tanpa batas.” Ia menegaskan bahwa Milan harus menjaga konsistensi sepanjang 38 pertandingan liga, dengan fokus pada pertahanan yang solid—mengacu pada fakta bahwa tim dengan pertahanan terbaik biasanya finis di papan atas. Kedua, Allegri menjadikan Coppa Italia sebagai salah satu prioritas. Ia melihat turnamen ini sebagai peluang untuk meraih trofi dan lolos ke Supercoppa Italiana tahun depan. Milan sudah memulai langkah dengan kemenangan 2-0 atas Bari di babak 16 besar.

Ketiga, Allegri ingin membangun tim yang harmonis dan kompetitif, dengan mengintegrasikan pemain muda seperti Davide Bartesaghi dan veteran seperti Luka Modric. Ia juga menetapkan target spesifik untuk pemain seperti Ruben Loftus-Cheek dan Youssouf Fofana, yang dimintanya untuk mencetak setidaknya 15 gol secara kolektif. Allegri menekankan pentingnya keseimbangan antara serangan dan pertahanan, serta menghormati setiap lawan, seperti Cremonese di laga pembuka, untuk memastikan Milan tidak meremehkan siapa pun. Dengan bursa transfer yang masih terbuka, ia juga mendukung langkah klub untuk memperkuat skuad, meski tetap fokus pada pengembangan pemain yang ada.

Kesimpulan: Allegri Sebutkan Target Hebat Milan Untuk ke Champions League
Kembalinya Massimiliano Allegri ke AC Milan membawa harapan baru bagi klub yang haus akan kejayaan. Dengan rekam jejaknya yang gemilang dan pendekatan strategis, Allegri punya alasan kuat untuk percaya bahwa Milan bisa kembali ke Liga Champions. Targetnya yang jelas—empat besar di Serie A, sukses di Coppa Italia, dan membangun tim yang solid—menunjukkan visinya untuk mengembalikan Milan ke papan atas. Dukungan dari pemain berkualitas, penggemar yang antusias, dan pengalaman Allegri sendiri menjadi modal besar. Jika Milan mampu menjaga konsistensi dan menerapkan filosofi Allegri, musim 2025/2026 bisa menjadi titik balik bagi Rossoneri untuk kembali bersinar di Eropa.

 

BACA SELENGKAPNYA DI…

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *